Bandar Lampung, 28 Oktober 2025 — Gubernur Lampung, Mirza, mengajak seluruh elemen masyarakat, pelaku usaha, komunitas, serta pemerintah daerah untuk bersama-sama menyukseskan perhelatan Lampung Fest 2025 yang mengangkat tema “Coffee and Tourism”. Acara ini diharapkan menjadi momentum besar untuk memperkuat potensi kopi Lampung sebagai ikon unggulan daerah sekaligus memperkenalkan kekayaan pariwisata yang dimiliki provinsi ini ke tingkat nasional maupun internasional.
Dalam sambutannya, Gubernur Mirza menyampaikan bahwa Lampung memiliki dua potensi besar yang saling berkaitan, yaitu sektor kopi dan pariwisata. Keduanya, menurutnya, dapat menjadi penggerak ekonomi daerah jika dikembangkan secara terpadu dan berkelanjutan.
“Lampung dikenal sebagai salah satu penghasil kopi robusta terbaik di Indonesia. Melalui Lampung Fest 2025, kita ingin mengangkat nilai tambah dari kopi tidak hanya sebagai komoditas, tetapi juga sebagai daya tarik wisata yang mampu menggerakkan ekonomi kreatif dan UMKM,” ujar Gubernur Mirza dalam konferensi pers di Mahan Agung, Bandar Lampung.
Event Lampung Fest 2025 rencananya akan digelar di berbagai titik strategis di Provinsi Lampung, mulai dari kawasan pusat kota hingga destinasi wisata unggulan seperti Pesisir Barat, Tanggamus, dan Lampung Barat. Festival ini akan menampilkan berbagai kegiatan menarik, antara lain coffee exhibition, barista competition, tourism expo, pertunjukan seni budaya, hingga music performance yang melibatkan musisi lokal dan nasional.
Selain itu, pemerintah provinsi juga bekerja sama dengan pelaku industri kopi, asosiasi petani, komunitas pariwisata, dan pelaku ekonomi kreatif untuk menampilkan produk-produk unggulan Lampung. Festival ini ditargetkan mampu menarik ribuan wisatawan domestik maupun mancanegara, serta menjadi ajang promosi besar bagi para pelaku usaha lokal.
Gubernur Mirza menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk memastikan keberhasilan penyelenggaraan kegiatan tersebut. Ia juga mengajak seluruh kabupaten dan kota di Lampung untuk berpartisipasi aktif menampilkan potensi daerah masing-masing.
“Saya berharap Lampung Fest 2025 bukan sekadar acara seremonial, tapi menjadi wadah nyata bagi kebangkitan ekonomi daerah dan promosi wisata yang berkelanjutan,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Lampung, dalam kesempatan yang sama, menyampaikan bahwa tema Coffee and Tourism dipilih untuk menegaskan identitas Lampung sebagai daerah dengan cita rasa kopi yang khas serta keindahan alam yang mempesona.
“Melalui tema ini, kita ingin menunjukkan bahwa menikmati kopi Lampung tidak hanya soal rasa, tetapi juga tentang pengalaman — tentang alam, budaya, dan keramahan masyarakatnya,” jelasnya.
Rangkaian kegiatan Lampung Fest 2025 akan berlangsung sepanjang bulan November dengan melibatkan pelaku UMKM, komunitas pecinta kopi, dan pengrajin lokal. Pemerintah juga menyiapkan berbagai promosi digital dan kampanye wisata di media sosial guna menarik minat wisatawan dari luar daerah.
Dengan semangat gotong royong dan kebersamaan, Gubernur Mirza optimistis bahwa Lampung Fest 2025 akan menjadi agenda tahunan berskala nasional yang membawa dampak positif bagi perekonomian masyarakat serta memperkuat citra Lampung sebagai “The Land of Coffee and Tourism.”