
Bandar Lampung – Peristiwa tumpahan minyak solar terjadi di Jalan Juanda, Kelurahan Pahoman, tepatnya di depan kos polisi, Kota Bandar Lampung, dan mengakibatkan sejumlah pengendara sepeda motor terjatuh, Jumat pukul, 10 Wib (13/2/2026).
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, tumpahan solar tersebut membuat kondisi jalan menjadi licin dan membahayakan pengguna jalan, khususnya pengendara roda dua. Akibatnya, sedikitnya lima pengendara dilaporkan terjatuh di lokasi kejadian. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, meski beberapa korban mengalami luka ringan dan syok.
Menanggapi kejadian itu, Bhabinkatias dan pak lurah Hendri setempat,Bripka Bambang, polsek TKB dengan sigap turun ke lokasi untuk melakukan pengamanan dan mengatur arus lalu lintas guna mencegah terjadinya kecelakaan susulan. Tak lama berselang, tim dari Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bandar Lampung juga diterjunkan untuk melakukan pembersihan tumpahan solar dengan pasir,lalu menyemprotkan air dan material khusus agar permukaan jalan kembali aman dilalui.
Camat setempat, M. Supriadi, turut hadir di lokasi guna memastikan penanganan berjalan cepat dan situasi tetap kondusif. Aparat bersama petugas terkait bahu-membahu membersihkan badan jalan agar tidak membahayakan masyarakat.
Dugaan sementara, tumpahan solar tersebut berasal dari kendaraan Bus atau pengangkut BBM yang melintas dengan kemungkinan tutup yang tidak rapat atau bocor, atau sisa tumpahan dari aktivitas pengecoran di salah satu SPBU di sekitar lokasi. Namun hingga berita ini diturunkan, belum diketahui secara pasti pihak mana yang menjadi sumber tumpahan tersebut maupun siapa pemiliknya.
Masyarakat berharap agar pihak terkait, khususnya pengelola SPBU dan kendaraan pengangkut BBM, lebih berhati-hati dalam proses distribusi maupun pengecoran bahan bakar, serta memastikan tidak ada sisa tumpahan yang tercecer di jalan raya. Hal ini penting untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali dan membahayakan pengguna jalan.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi seluruh pihak untuk meningkatkan pengawasan dan tanggung jawab terhadap keselamatan publik, terutama di ruas jalan yang padat aktivitas masyarakat. Demikian laporan wartawan Kota Bandar Lampung